Mangkir Latihan Dua Minggu, Riyad Mahrez Didenda Rp4,5 Miliar

Sepakbolaqq.com, Berita Sepakbola – Mangkir Latihan Dua Minggu, Riyad Mahrez Didenda Rp4,5 Miliar

Leicester City memberi hukuman denda kepada Riyad Mahrez sebesar 240,000 Poundsterling (sekitar Rp4,5 miliar) karena mangkir latihan selama dua minggu. Sementara itu manajer The Foxes mengatakan Mahrez akan absen pada pertandingan melawan Manchester City pada hari Minggu (11/2).

Mahrez akan dihukum Leicester karena memperpanjang absennya hingga minggu kedua. Bintang Leicester seharga 80 juta Poundsterling tersebut diyakini berada di Aljazair bersama keluarga dan teman dekatnya.

Walau Leicester bertekad untuk menangani hal ini secara hati-hati, dewan klub memutuskan pria 26 tahun tersebut didenda dua minggu gajinya di King Power.

Agen Bola Terpercaya – Claude Puel tidak bisa mengkonfirmasi dia berbicara dengan Mahrez minggu ini atau mengetahui keberadannya. Manajer asal Prancis tersebut juga tak bisa memastikan kapan Mahrez akan kembali, tetapi dia memastikan Mahrez tidak akan terlibat untuk pertandingan melawan Manchester City.

“Saya harap Mahrez bisa berpikir dengan benar dan kembali bersama kami, untuk bekerja keras,” kata Puel. “Riyad pemain yang luar biasa, dia mencintai sepakbola, dia mencintai hubugannya dengna teman-temannya, rekan satu tim. Dia menikmati sepakbolanya,” dikutip dari independent.ie (8/2).

“Saya rasa dia harus kembali bermain, menyentuh bola. Itu penting. Syaa berharap dia kembali dan bekerja keras dengan tim kami lebih cepat lebih baik. Kita akan lihat. Saya tidak mau memberitahukan detail hubungan kami. Itu penting untuk tetap ada di klub,”

Mahrez mengajukan permintaan transfer tertulis pada hari Selasa demi bisa keluar dari King Power, tetapi Leiceter menuntut bayaran 80 juta Poundsterling dan ditolak Manchester City. Ini membuat Mahrez kecewa, walau begitu pembicaraan antara Mahrez, perwakilannya dan Leicester tetap berlangsung untuk menemukan kesepakatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *